Home Uncategorized Pilihan Jenis Investasi Reksadana yang Tetap Menguntungkan Walau Dalam Kondisi Krisis

Pilihan Jenis Investasi Reksadana yang Tetap Menguntungkan Walau Dalam Kondisi Krisis

1258
0

Dewasa ini, kesadaran masyarakat Indonesia akan investasi semakin meningkat, seiring maraknya informasi mengenai investasi di berbagai media. Salah satu alternatif untuk mendapatkan pasif income adalah dengan melakukan investasi.

Ada banyak jenis jenis investasi yang ada di Indonesia, salah satu yang cukup populer dari sekian banyak jenis investasi adalah Reksadana. Lalu, apa itu Reksadana? Dan bagaimana cara kerjanya?

Nah, dalam artikel ini kami akan membahas mengenai cara kerja dalam Reksadana. Sebelumnya, Anda harus paham apa itu Reksadana. Definisi reksadana yaitu dana atau modal yang dikumpulkan dari berbagai investor untuk digunakan dalam investasi di pasar modal. Misalnya untuk pembelian saham, obligasi, maupun jenis keuangan lainnya.

Investasi Reksadana merupakan jenis investasi yang tergolong mudah. Selain itu, investasi ini juga tidak memerlukan modal yang besar. Reksadana juga bisa dilakukan dalam suatu institusi maupun individu (perorangan). Dalam investasi ini juga ada manajer yang akan membantu Anda menjalankannya.

Sebelum memutuskan untuk melakukan investasi dalam Reksadana, ada baiknya Anda memahami bagaimana langkah-langkahnya. Simak ulasan di bawah ini.

Pahami Cara Kerja Reksadana

Sebelum memulai investasi, Anda harus memahami bagaimana Reksadana itu bekerja. Manajer investasi yang akan menjalankan Reksadana. Dana dalam investasi ini akan dipecah ke dalam beberapa perusahaan atau jenis instrumen melalui verifikasi investasi. Sehingga, risiko kerugian dalam Reksadana bisa diminimalisir.

Sebagai contoh, jika perusahaan A mengalami kerugian, dana yang Anda investasikan tidak akan merugi seluruhnya. Sebab, Anda masih memiliki instrumen investasi lain yang telah diatur oleh manajer investasi.

Tetapkan Tujuan

Setelah memahami tentang investasi Reksadana, langkah selanjutnya adalah tentukan tujuan Anda dalam berinvestasi. Sebab, tujuan investasi Anda akan memengaruhi jenis Reksadana dan jangka waktu yang akan Anda pilih. Misalnya, Anda bertujuan investasi untuk dana pensiun, rumah, sekolah anak, maupun tujuan lainnya.

Setelah menetapkan tujuan, pahami juga bahwa setiap investasi memiliki risiko, tak terkecuali Reksadana. Naik turunnya nilai investasi akan membuat jumlah keuntungan yang akan Anda dapatkan tidak pasti.

Kenali Jenis Reksadana

Setelah menentukan apa tujuan Anda melakukan investasi dalam jenis Reksadana, kini Anda harus mengetahui jenis jenis investasi reksadana itu sendiri. Berdasarkan tujuan dan jangka waktunya, Reksadana terbagi atas lima jenis, yaitu:

  • Reksadana pendapatan tetep
  • Reksadana pasar uang
  • Reksadana terproteksi
  • Reksadana saham
  • Reksadana campuran

Kenali Tempat Membelinya

Langkah selanjutnya adalah Anda haru mengetahui di mana membeli investasi Reksadana. Anda bisa membeli Reksadana pada lembaga yang menerbitkan produk Reksadana dan mengelolanya. Lembaga tersebut disebut manajer investasi.

Reksadana juga bisa Anda beli di bank yang memiliki izin sebagai APERD (Agen Penjual Reksadana). Pembelian yang dilakukan pada kedua jenis lembaga tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Pahami Beberapa Langkah Berikut

Setelah memahami cara investasi Reksadana, tujuan investasi, jenis, dan tempat membelinya, maka Anda tinggal melakukan beberapa langkah di bawah ini:

  • Transaksi hanya bisa dilakukan di hari bursa.

Saat pendaftaran, Anda akan dimintai beberapa dokumen, seperti KTP dan NPWP jika Anda mendaftar sebagai orang pribadi. Sedangkan untuk institusi, Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen seperti anggaran dasar perubahan dan dokumen lainnya.

  • Transaksi diproses dari NAB (Nilai Aktiva Bersih)
  • Perhatikan cut-off time (batas waktu) penerimaan transaksi reksadana setiap harinya.
  • Dapatkan surat konfirmasi atas pembelian Reksadana.

Demikianlah langkah yang harus Anda lakukan sebelum memutuskan untuk melakukan investasi Reksadana. Anda harus teliti dan cerdas dalam memilih investasi, agar dana atau modal Anda tidak hilang begitu saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here